
[ad_1]

Portalkendari.com – Matchday kedua ACL Elite 2025-2026 akan mempertemukan dua kekuatan Asia Timur dan Tenggara, FC Seoul dari Korea Selatan dan Buriram United dari Thailand.
Pertandingan AFC Challenge League 2025 dijadwalkan berlangsung Selasa (30/9/2025), di Stadion Piala Dunia Seoul, kick off 17.00 WIB.
Kedua tim datang dengan modal berbeda dari matchday pertama. FC Seoul hanya meraih hasil imbang, sementara Buriram United sukses mencatat kemenangan.
FC Seoul tampil di ACL Elite sebagai wakil kuat dari K League 1, dengan reputasi sebagai tim yang konsisten di kompetisi domestik dan regional.
Baca juga: Prediksi Persis Solo vs Arema FC: Skor, H2H dan Line Up, Kedua Tim Sama-sama Cari Pelampiasan
Sepanjang 2025, FC Seoul menunjukkan performa solid di K League, berada di posisi 3 besar klasemen sementara.
Mereka mencatat 15 kemenangan, 8 hasil imbang, hanya 5 kekalahan dari 28 laga liga hingga akhir September.
Di ajang Piala FA Korea, FC Seoul berhasil melaju ke semifinal setelah menyingkirkan Jeju United dan Suwon FC.
Sementara, Buriram United datang sebagai juara Thai League 1 musim lalu, mempertahankan performa impresif di musim 2025.
Tim asal Thailand ini mencatat 17 kemenangan dari 24 laga liga, hanya 3 kekalahan dan 4 hasil imbang.
Buriram juga sukses menjuarai Piala Liga Thailand 2025, mengalahkan Bangkok United di final skor 2-1.
Di matchday pertama ACL Elite, Buriram mengalahkan wakil Timur Tengah dengan skor 2-0, menunjukkan efektivitas serangan mereka.
FC Seoul bermain imbang 1-1 melawan klub Jepang, meski mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang.
Laga ini menjadi pertemuan penting bagi kedua tim belum pernah bertemu di kompetisi AFC sebelumnya.
FC Seoul mengandalkan lini tengah kreatif, dipimpin Kim Jin-ya dan gelandang asing asal Brasil, Rafael Costa.
Baca juga: BIGMATCH Borneo FC Vs Persija: Prediksi Skor, H2H dan Line Up Pemain, Pesut Etam Menakutkan
Skuad Buriram United memiliki kekuatan di sektor sayap, dengan Supachai Chaided dan pemain Korea Selatan, Lee Jae-sung, sebagai motor serangan.
[ad_2]