
[ad_1]

Portalkendari.com, BAUBAU – Empat murid Sekolah Dasar atau SD Hidayatullah Baubau juga diduga keracunan usai konsumsi makan bergizi gratis (MBG), Selasa (16/9/2025).
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Baubau, Fanti Frida Yanti mengatakan empat murid SD Hidayatullah juga ikut menjadi korban keracunan.
“Yang masuk dalam laporan kami itu ada 37 anak dari dua sekolah, yakni SMAN 7 Baubau dan SD Hidayatullah,” ujarnya saat diwawancarai awak media, Selasa (16/9/2025).
Fanti merincikan 33 siswa SMAN 7 Baubau dan SD Hidayatullah sebanyak empat anak.
Kata dia, 33 anak dari SMAN 7 Baubau dirujuk ke beberapa puskesmas hingga rumah sakit.
Baca juga: Pengakuan Siswa SMA di Baubau Sulawesi Tenggara Keracunan Usai Konsumsi MBG, Ayam Diduga Basi
Puskesmas Bukit Wolio Indah sebanyak 14 anak, Puskesmas Kadolomoko tujuh anak, Puskesmas Wolio enam anak, dan tiga anak di RSUD Kota Baubau.
Sementara empat anak dari SD Hidayatullah dirawat di Puskesmas Wajo.
“Alhamdulillah pukul 16.30 Wita, anak-anak itu semua sudah kembali ke rumah,” ujarnya.
Dinkes Baubau sedang menelusuri lebih lanjut dengan pengumpulan bukti atau sampel untuk dilakukan tindakan uji laboratorium.
Sebelumnya diberitakan, puluhan siswa Sekolah Menengah Atas atau SMA diduga keracunan usai konsumsi makan siang di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (16/9/2025).
Baca juga: BREAKING NEWS Siswa SMA di Baubau Diduga Keracunan, Sakit Perut hingga Muntah Usai Konsumsi MBG
Insiden siswa SMA keracunan ini terjadi sekira pukul 10.30 Wita di SMA Negeri 7 Baubau.
Kepala SMAN 7 Baubau, Sartati mengatakan ada 27 siswa dan siswi diduga keracunan setelah mengonsumsi makan bergizi gratis atau MBG.
Makanan program pemerintah dalam pemenuhan gizi optimal generasi sehat dan berkualitas untuk mendukung Indonesia Emas tersebut dibagikan sekira pukul 10.30 Wita.
“Setelah dimakan itu sudah ada keluhan dari anak-anak, terus kami cium aromanya memang sudah bau,” ujarnya saat diwawancarai awak TribunnewsSultra.com.
Kata dia, setelah itu pihaknya menginstruksikan semua guru agar melarang siswa mengonsumsi sajian MBG tersebut.
Baca juga: BPOM Baubau Tunggu Hasil Pemeriksaan Sampel Makanan MBG Diduga Penyebab Keracunan Murid SD di Buton
SMAN 7 Baubau berjarak 3,4 kilometer (km) dari Kecamatan Wolio dengan waktu tempuh 8 menit. (*)
(TribunNewsSultra.com/Harni Sumatan)
[ad_2]