website murah

Menteri Agama Beber Alasan Presiden Prabowo Tak Hadiri Pembukaan STQH Nasional 2025 di Kota Kendari – Portal Kendari

Portal Kendari
11 Okt 2025 10:32
2 menit membaca

[ad_1]

website murah

Portalkendari.com, KENDARI – Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia (RI), Prof Nasaruddin Umar, mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto tidak dapat hadir dalam pembukaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional ke-28 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pembukaan ajang nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (11/10/2025) malam pukul 19.30 Wita di Eks MTQ Kendari, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga.

Keterangan mengenai ketidakhadiran Presiden Prabowo ini disampaikan Prof Nasaruddin Umar usai melantik dewan hakim dan dewan pengawas STQH Nasional 2025. 

website murah

Ia membeberkan hal tersebut bertempat di salah satu hotel di Jalan Edi Sabara, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Sabtu (11/10/2025).

Prof Nasaruddin mengatakan, ketidakhadiran Presiden Prabowo bukan karena kurangnya perhatian terhadap penyelenggaraan STQH Nasional.

Namun, karena adanya agenda kenegaraan yang tak kalah penting di tingkat internasional.

Baca juga: Nama-Nama 76 Dewan Hakim STQH Nasional 2025 Dilantik Menag RI di Kendari Sulawesi Tenggara

“Ketidakhadiran beliau bukan bentuk ketidakpedulian. Saat ini, Presiden sedang dibutuhkan bukan hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran Presiden Prabowo di berbagai forum internasional telah membawa kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia. 

Sehingga, meski tidak hadir secara langsung, Presiden Prabowo tetap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan STQH Nasional di Kendari. 

Ia pun berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan serta menumbuhkan suasana kedamaian di tengah masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan adanya STQH di sini, dampaknya bisa berimbas pada kehidupan yang damai di bumi Allah,” jelas Prof Nasaruddin.

Sebelumnya, pembukaan STQH dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan ditutup oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada 18 Oktober 2025. (*)

(Portalkendari.com/Dewi Lestrari)



[ad_2]

xwebsite murah
xwebsite murah